Post 37 : Penggunaan Insert Dan Block Editor Autocad

Unknown

Penggunaan Insert Dan Block Editor Autocad


Artikel kali ini masih melanjutkan tentang Block, namun yang akan dibahas kali ini tentang cara memanggil (Insert) dan merubah (update) objek Block. Pada artikel sebelumnya Mengenal Block dan Cara pembuatanya saya telah membuat objek block dan kali ini akan di panggil sekaligus melakukan perubahan pada objek block tersebut dengan menggunakan perintah Block Editor. Ok, langsung saja kita bahas bersama.

Insert Block

Langkah pertama sebelum melakukan perubahan ialah melakukan Insert Block, perintah ini digunakan untuk memanggil gambar ataupun objek - objek yang telah dibuat dan tersimpan pada komputer. Terdapat beberapa pilihan objek yang dapat di panggil menggunakan perintah Insert ini, mulai dari :

Block
DWG Reference (untuk memanggil file berekstensi .dwg), 
DWF Underlay (untuk memanggil file berekstensi .dwfx, .dwf),
PDF Underlay (untuk memanggil file berekstensi .pdf),
Raster Image Reference, dan Point Cloud,
3D Studio,
Drawing Exchange Binary (untuk memanggil file berekstensi .dxb),
serta yang lainnya.


Ok, mari langsung saja kita bahas cara untuk melakukan perintah Insert Block yaitu sebagai berikut :

- klik menu Insert pada menu bar, atau
- kelitan "I (INSERT)" pada command line, kemudian Enter
- maka akan muncul jendela Insert, kemudian
- klik tombol Browse untuk memilih objek Block yang akan di panggil
- arahkan dan klik kursor pada area kerja autocad untuk meletakan objek Block

Penggunaan Insert Dan Block Editor Autocad
Klik gambar untuk perbesar


Block Editor

Setelah melakukan Insert Block, maka langkah selanjutnya ialah melakukan perubahan ataupun Update Block yang telah kita panggil tadi. Cara melakukan perubahan tersebut ialah dengan menggunakan perintah Block Editor, dengan perintah ini object block yang telah dipanggil tidak lagi berbentuk satu kesatuan (terblock) melainkan telah terpisah - pisah seperti sebelum objek tersebut disatukan (dibuat objek blok).

Ok, mari kita bahas langkah - langkah melakukanya bersama :

- langkah pertama lakukan klik sekali, kemudian klik kanan pada object block
- akan muncul menu-menu perintah, pilihlah perintah Block Editor
- setelah perintah ini aktif maka bisa langsung melakukan perubahan pada objek blok
- sebagai contoh, saya akan merubah warna semua garis menjadi warna hijau
- setelah selesai melakukan perubahan, maka klik tombol Close Block Editor untuk mengakhiri perubahan tersebut
- setelah mengklik tombol Close Block Editor akan muncul jendela "Block - Change not saved"
- pilih Save the change to ... (nama block) maka perubahan yang telah dilakukan tadi akan tersimpan pada objek block.

Demikianlah pembahasan tentang Insert Block dan cara melakukan perubahan pada objek Block menggunakan perintah Block Editor. Silahkan anda mencobanya sampai bisa, karena cukup mudah untuk dilakukan. Semoga bermanfaat, trimakasih.

Post 36 : Tahapan Melakukan Insert Block Pada Autocad

Unknown

Cara melakukan Insert Block

Pada artikel sebelumnya saya telah membahas bagaimana cara membut block pada autocad dan pada kesempatan ini saya akan membahas bagaimana memasukan block (insert block) dalam hal ini adalah block yang telah saya buat, jika anda belum memuatnya silahkan buat block dahulu untuk mengikuti tutorial ini.

Oke para pembaca blog www.goautocad.net, langsung saja, saya anggap anda telah paham dan bisa membuat sebuah block sekaligus sudah membuatnya. Untuk memasukan (insert) block yang telah anda buat tadi kedalam gambar (drawing) maka ikutilah langkah berikut ini :

  1. Pada Menu Bar pilihlah >  tab Home  > tab Block > pilih insert untuk mengaktifkan INSERT
  2. Maka akan muncul kotak dialog INSERT, selanjutnya
  3. Dari daftar drop-down Name, pilih blok yang ingin Anda masukkan. daftar (drop-down) berisi nama semua blok yang telah dibuat dalam gambar, atau anda bisa juga mengklik tombol Browse untuk mencari file Block yang ingin anda masukan bila file tersebut anda tempatkan pada folder tersendiri.
  4. Pada bagian Insertion Point, Anda bisa memasukan nilai koordinat untuk block yang akan di Insert, namun jika anda tidak mengetahuinya (belum memahami apa itu koordinate pada autocad) maka biarkan saja opsi ini secara default (yaitu terceklist).
  5. Pada bagian Scale, anda bisa memasukan nilai sekala sesui kebutuhan, secara default Uniform Scale tidak terceklist (autocad 2012) yang artinya titik koordinate X, Y, dan Z, sekalanya dapat diatur sesuai kebutuhan (nilai X, Y, dan Z tidak sama) dan bisa digunakan untuk objek 3D. Jika Check box Uniform scale di ceklis maka titik X, Y, dan Z memiliki satu nilai sekala yang sama.
  6. Pada bagian Rotation anda bisa memasukan nilai angle (sudut kemiringan) objek Block, silahkan di isi sesuai kebutuhan anda, sesuaikan berapa derajat angle yang ingin anda tentukan.
  7. Jika sudah selesai menyeting Insert, selanjutnya klik Ok untuk menutup kotak dialog INSERT, dan kembali ke gambar anda.
  8. Pada area gambar klik sekali untuk meletakan object Block, maka perintah insert telah berhasil.
Cara Insert Block Pada Autocad
Kotak dialog INSERT pada Autocad


Sedikit tambahan, jika pada saat melakukan setting pada kotak dialog INSERT check box Explod tidak di cheklis maka objek akan berbentuk suatu objek blok (polyline), sedangkan jika check box Explod terceklis maka objek block berbentuk line seperti saat awal ketika objek belum dibuat block.

Demikianlah pembahasan mengenai perintah INSERT pada autocad, silahkan dipraktikan sendiri. 
Goodluck.
 

Post 35 : Langkah Mudah Membuat Atribut Untuk Object

Unknown

Cara Pembuatan Attribute pada AutoCad


Pada proses pembuatan gambar yang cukup kompleks dalam aplikasi autocad penggunaan Attribut sangatlah di perlukan, karena attribute ini mempunyai beberapa  perbedaan dengan teks. Pembuatan attribute ini sangat erat kaitanya dengan Block (jika anda belum tau apa itu Block, silahkan baca artikel saya sebelumnya tentang Mengenal Block Autocad dan cara pembuatanya),  karena dalam pembuatan block yang secara langsung menggabungkan object dengan text maka untuk merubah text tersebut adalah tidak bisa, berbeda jika menggunakan attribute. Mari langsung menuju pembahasan tentang cara pembuatanya :

Pada menu bar, pilihlah Block - Define Attributes, maka akan muncul kotak dialog Attribute Definition seperti dibawah ini :

Langkah Mudah Membuat Atribut Untuk Object
Klik gambar untuk perbesar


yang perlu diperhatikan adalah menu Attribute, Tag, Promt, dan Default harus di isi, untuk penjelasan pengisianya ialah sebagai berikut :

Tag : yang di isikan pada tag ini ialah yang akan muncul sebagai karekter pada Attribute, perlu di ingat bahwa tidak boleh ada sepasi ya.
Promt : bisa di isikan ID atau Nama, atau yang lainya silahkan
Default : di isikan bentuk asli attribute tersebut yang di inginkan, jika ingin berupa tulisan ya silahkan di isikan text.

Setelah selesai mengisi semua yang ada pada kotak dialog Define Attribute tersebut silahkan klik Ok, kemudian arahkan kursor pada area kerja, trus klik sekali maka Attribute telah terbentuk.

Demikianlah cara pembuatan Attribute pada autocad, silahkan mencobanya dan semoga lekas menguasainya. Goodluck ...!!

Post 34 : Mengenal Offset dan Fungsinya pada Autocad

Unknown

Mengenal Offset dan Fungsinya pada Autocad


Ketika sedang mengerjakan sebuah gambar terkadang kita perlu membuat sebuah objek yang sama dan sejajar dari sisi letaknya tetapi memiliki ukuran yang berbeda, jika membuat objek tersebut secara manual (satu per satu) maka tentu sangatlah merepotkan dan belum lagi ukuran dan posisinya tentu tidak presisi. Oleh karena itu, untuk menghindari hal tersebut di atas maka pada kali ini saya akan membhas perintah Offset, karena perintah ini memiliki fungsi untuk melakukan penggandaan suatu object yang hasilnya sejajar dengan object acuan dengan ukuran yang telah kita tentukan.

Dalam melakukan perintah ini, terdapat beberapa opsi perintah dalam teknik pembuatanya yang akan saya bahasa sebagai berikut :

# Through

Secara default setelah mengaktifkan Offset maka akan diarahkan untuk melakukan pembuatan object menggunakan opsi Through, tekan tombol Enter atau Sepasi bila ingin menyetujuinya dan jika tidak maka anda bisa memilih opsi lain. Opsi through ini akan membuat duplikat object tanpa menentukan jarak offset terlebih dahulu, oleh karena itu anda dapat membuat object dengan jarak yang bervariasi. Cara melakukanya ialah sebagai berikut :
  • buatlah sebuah object 2D bisa garis saja atau yang lainya
  • klik icon offset pada menubar - modify - offset, atau
  • ketikan O (OFFSET) pada command - Enter
  • tekan tombol Enter atau Spasi untuk menyetujui opsi Through (secara default diarahkan ke opsi ini)
  • klik object acuan (objek yang telah dibuat sebelumnya)
  • tentukan titik offset (boleh sembarang)
  • maka object akan terbentuk pada area yang tadi diklik

# Offset Distance

Cara selanjutnya ialah dengan menentukan jarak terlebih dahulu sebelum melakukan offset, sehingga jarak antara object acuan dan object hasil akan sesuai dengan nilai yang dimasukan sebelumnya. Cara melakukannya ialah sebagai berikut :
  • buatlah sebuah object 2D bisa garis saja atau yang lainya
  • klik icon offset pada menubar - modify - offset, atau
  • ketikan O (OFFSET) pada command - Enter
  • isikan nilai atau jarak sesuai keinginan pada command (min. 5), Enter
  • tentukan letak area objek dengan cara mengklik, bisa disebelah kanan, kiri, atas, atau bawah objek acuan (sesuaikan menghadap kemana objek acuan, karena objek hasil akan sejajar dengan acuanya) - tekan tombol Enter / Esc untuk mengakhiri perintah.
Mengenal Offset dan Fungsinya pada Autocad
Klik gambar untuk memperbesar

# Erase


Opsi ini berfungsi untuk menentukan apakah objek acuan akan dihapus atau tidak setelah melakukan Offset.

  • aktifkan Offset
  • ketikan E (Erase), Enter
  • akan muncul pilihan setingan Erase, secara default berada pada settingan <No> artinya object acuan tidak dihapus setelah melakukan Offset, anda bisa memilih <Yes> jika ingin menghapus  objek sumber
  • pilih objek acuan (sumber)
  • tentukan titik offset, maka objek baru akan terbentuk dan objek acuan terhapus
  • tekan Enter untuk mengakhiri perintah

# Layer


Pada opsi ini anda bisa menentukan objek hasil offset akan mengikuti layer objek acuan (source) atau mengikuti layer yang sedang aktif (current)
  • aktifkan offset
  • ketikan L (Layer), Enter
  • akan muncul settingan Layer, secara default berada pada settingan <Source>, anda bisa memilih <Current>
  • pilih objek acuan
  • tentukan titik offset, maka objek baru akan terbentuk sesuai dengan settingan layer yang telah anda tentukan
  • tekan Enter untuk mengakhiri perintah

# Offsetgaptype


Offsetgaptype merupakan sistem variabel yang berfungsi untuk menentukan bentuk sudut hasil offset pada object polyline, akan berbentuk siku atau lengkung. 
  • Secara default sistem variabel ini bernilai 0 atau objek hasil offset akan bersudut siku.
  • Jika sistem variabel bernilai 1, maka objek hasil offset akan bersudut lengkung yang ukuranya sesuai dengan jarak offset.
  • Jika sistem variabel bernilai 2, maka objek hasil offset akan bersudut garis lurus yang ukuranya sesuai dengan jarak offset.
 
Cara menyeting OFFSETGAPTYPE ini ialah sebagai berikut :
  • pastikan tidak ada perintah yang sedang aktif, oleh karena itu tekanlah tombol Esc
  • pada command ketikan OFFSETGAPTYPE, Enter
  • isikan value 0, 1, atau 2 untuk menyetingnya

Demikianlah pembahasan mengenai penggunaan perintah Offset pada aplikasi autocad, silahkan dipraktikan secara berulang-ulang agar lekas menguasainya.
Semoga bermanfaat.

Post 33 : Pencerminan Object Menggunakan Perintah Mirror

Unknown

Penggunaan Perintah Mirror Autocad


Kata Mirror bisa diartikan cermin atau gambar bayangan (terbalik), seperti itu juga prinsip perintah Mirror pada aplikasi Autocad. Perintah ini sering digunakan untuk pencerminan suatu objek, karena tool ini dapat menduplikasi / mengcopy objek yang hasilnya akan sama persis dengan objek sumber, hanya saja keadaan objek hasil duplikasi dalam keadaan berlawanan atau berhadapan seperti ketika ada suatu benda diletakan dihadapan cermin yaitu sejajar dengan garis sumbu atau garis tengah.

Perlu diketahui para pembaca setia www.goautocad.net bahwa terdapat dua pilihan dalam menggunakan perintah Mirror pada aplikasi Autocad, yaitu dengan menyertakan objek yang diduplikat tanpa menghapusnya. Dan pilihan yang kedua adalah tidak menyertakan objek yang diduplikat (objek sumber dihapus). Selain itu perintah ini dapat dilakukan dengan berbagai macam arah pencerminan, dengan arah horisontal, vertikal, maupun dengan arah sesuai keinginan drafter (sang pembuat gaambar).

Tahapan Melakukan Pencerminan Dengan Perintah Mirror


Untuk menjalankan perintah ini dapat kita lakukan dengan cara;
- klik ikon Mirror pada toolbar, atau
- bisa dengan mengetikan MI (MIRROR) pada kolom perintah
- pilih objek yang akan di duplikasi, kemudian tekan tombol Enter
- pilih titik pertama pada garis sumbu, tentukan arah Mirror sesuai   keinginan
- pilih titik terakhir pada garis sumbu, kemudian
- tentukan pilihan untuk menghilangkan gambar awal atau tidak, jika ingin   menghapus gambar awal maka silahkan ketikan Y pada command, sedangkan   bila tidak ingin menghapus gambar awal bisa mengetikan N, kemudian tekan   tombol Enter.

Sebagai contoh bila kita akan menerapkankan perintah Mirror pada objek tertentu, maka langkah melakukannya ialah sebagai berikut;

- anggaplah kita telah membuat objek rectangle
- ketikan MI (MIRROR) pada command window, kemudian tekan Enter
- atau bisa dengan mengklik icon mirror pada menu bar
- pilih objek yang akan di duplikasi, kemudian tekan Enter
- pilih titik pertama pada garis sumbu (base point), tentukan arah Mirror sesuai keinginan
- pilih titik terakhir pada garis sumbu (end point), kemudian
- tentukan pilihan untuk menghilangkan gambar awal atau tidak, jika ingin menghapus gambar awal maka silahkan ketikan Y pada command, sedangkan bila tidak ingin menghapus gambar awal bisa mengetikan N, kemudian tekan tombol Enter.

Pencerminan objek dengan perintah mirror GoAutocad


Ok para pembaca blog Go Auto Cad, demikianlah pembahasan mengenai tutorial ataupun cara menggunakan perintah Mirror dalam aplikasi Autocad. Anda bisa langsung saja mencobanya sendiri, cobalah sampai berulang kali sampai betul-betul menguasainya karena untuk menjadi seorang ahli memang harus sesering mungkin belajar dan praktik langsung. Selamat belajar semoga artikel ini bermanfaat untuk anda semuanya.

Googlock ..!!