Post 59 : Set Current Layer Dan Ploting Berdasarkan Layer

Unknown

Set Current Layer Autocad


Pengaturan Layer aktif atau Set current layer merupakan suatu pengaturan layer yang dapat dilakukan sebelum proses menggambar dimulai, agar gambar yang dibuat tersebut masuk ke dalam layer yang telah di set sebelumnya, baik warnanya, linetype-nya, dan pengaturan layer lainnya. Sebagai contoh anda akan membuat gambar kursi, dan kursi yang akan anda gambar ingin disamakan dengan layer meja, maka dapat dilakukankan dengan set current layer sebelum menggambar kursi. Setelah current layer diset maka objek kursi yang anda gambar akan berada di layer meja dan memiliki warna, jenis garis, lebar garis yang sama dengan meja.

Baiklah untuk melakukan set curret layer sangat mudah, anda dapat melakukannya sebagai berikut :

- Pada menu ribbon pilih Layer Dropdown dan klik layer yang anda kehendaki, maka layer tersebut akan aktif dan bila anda menggambar sebuah objek maka objek yang digambar tersebut berada pada layer yang telah di aktifkan tadi.
- Cara kedua untuk melakukan set current layer yaitu dengan membuka Layer Properties Manager, kemudian pilih tanda ceklish berwarna hijau atau bisa menekan tombol kombinasi Alt + C setelah memilih layer yang akan di aktifkan / diset.

Catatan : set current layer ini tidak dapat dilakukan pada layer group atau pada beberapa layer sekaligus (multiple layer)

Langkah Mengatur Ploting Sesuai Layer


Didalam aplikasi autocad mendukung beberapa macam cara untuk melakukan ploting atau printing, salah satunya ialah ploting berdasarkan layer. Tentu hal ini sangat memudahkan kita dalam menentukan hasil desain mana yang akan dicetak, terlebih desain yang di buat cukup kompleks dan memiliki banyak sub desain. Sebagai gambaran bila anda memiliki sebuah desain gambar yang cukup kompleks, dan anda ingin melakukan ploting pada desain elektrikalnya saja tanpa perlu melakukan ploting pada desain yang lainya. Maka anda dapat melakukan pengaturan pada layer manager dan menentukan objek mana saja yang akan di cetak sesuai layernya. Inilah keuntungan yang dapat anda rasakan bila sebelum menggambar menentukan layer terlebih dahulu sesuai objeknya, bagi anda yang belum mengerti fungsi dan kegunaan layer bisa baca postingan sebelumnya "Post 62" pada postingan tersebut anda dapat mempelajari apa itu layer dan fungsinya, serta anda juga bisa menyeting layer sebelum menggambar sehingga memudahkan anda bila suatu saat ingin melakukan pengeditan pada gambar yang di inginkan.

Set current Layer dan ploting berdasarkan layer


Baiklah mari kita bahas cara melakukan ploting berdasarkan layer yang kita inginkan. Silahkan anda buka layer properties manager dengan mengetikan "LA" kemudian tekan Enter pada keyboard.

- Setelah layer properties manager tampil silahkan anda tentukan objek mana saja yang akan anda cetak dan biarkan objek yang tidak akan di cetak.
- Geserlah kekanan pada menu properties manager dan cari menu plot klik icon print di menu tersebut agar layer yang di pilih tidak ikut tercetak, dan biarkan saja objek yang akan di cetak.
- Bila dilihat pada lembar kerja maka tidak terlihat perbedaan antara layer yang di pilih dengan yang tidak, namun untuk memastikan objek-objek mana saja yang akan di print anda bisa melihatnya pada menu priview print. Setelah di priview maka akan anda ketahui objek dengan layer yang telah di pilih tidak terlihat atau tidak ikut tercetak.  

Demikian pembahasan mengenai set current layer dan ploting objek berdasarkan layer yang ditentukan. 


Post 58 : Menyembunyikan, Mengganti Warna, & Mengunci Layer

Unknown

Menyembunyikan | Mengganti Warna | Mengunci Layer


Menyembunyikan layer merupakan hal yang sering dilakukan oleh banyak drafter, biasanya dilakukan ketika seorang drafter akan melakukan perubahan pada desain yang di buatnya. Proses menyembunyikan layer ini sangat memudahkan proses editing gambar, terlebih desain yang hendak di edit sangat kompleks. Karena dengan menyembunyikan layer yang tidak di perlukan  saat melakukan perubahan dapat memfokuskan kita dalam proses editing.

Sedangkan merubah warna Layer biasa dilakukan untuk mempermudah drafter dalam mengidentifikasi sebuah objek tertentu atau membedakan objek yang sama tapi diperuntukan pada lokasi yang berbeda maupun untuk tujuan yang berbeda. Dengan warna yang berbeda antara objek satu dengan yang lainya tentu membuat desain menjadi lebih baik dan mudah dibaca.

Baiklah para pembaca blog Go Auto Cad mari kita bahas bersama tentang bagaimana caranya menyembunyikan dan mengganti warna sebuah Layer pada Aplikasi Autocad. Silahkan ikuti artikel ini sampai selesai, agar lebih paham cara melakukanya.


Menyembunyikan Layer, Merubah Warna Layer, Mengunci Layer


1. Langkah Menyembunyikan Layer 


Pertama yang akan kami bahas adalah bagaimana cara menyembunyikan Layer di autocad. Baiklah mari langsung kita bahas bersama bagaimana cara melakukanya.

- silahkan jalankan aplikasi autocad anda, kemudian
- tentukan objek yang layernya ingin anda sembunyikan
- ketik perintah LA(LAYER) untuk memunculkan dialog box Layer Properties Manager, atau
- bisa langsung lewat menu dropdown layer
- selanjutnya silahkan anda pilih layer yang akan di sembunyikan, dan
- klik icon atau gambar lampu pijar pada sisi layer yang di pilih untuk on atau off layer

Secara otomatis layer akan hilang (di sembunyikan) setelah anda mengklik icon lampu pijar, untuk memunculkan layer yang telah di sembunyikan anda tinggal melakukan hal yang sama yaitu mengklik icon lampu pijar sekali lagi.


2. Langkah Mengganti Warna Layer


Selanjutnya kita bahas bagaimana cara merubah warna layer. Untuk melakukan perubahan warna layer pada autocad sangatlah mudah, perhatikan langkah-langkahnya seperti berikut :

- ketik perintah LA(LAYER) untuk memunculkan dialog box Layer Properties Manager, atau
- bisa langsung lewat menu dropdown layer
- selanjutnya silahkan anda pilih layer yang akan di ganti warnanya, dan
- klik icon warna pada layer, selanjutnya silahkan anda pilih warna yang ingin diterapkan pada layer tersebut

Jika layer sedang di aplikasikan pada sebuah objek tertentu maka secara otomatis objek tersebut juga akan berubah warnanya mengikuti warna layer.


3. Langkah Mengunci Layer

Mengunci layer di lakukan apabila kita telah benar-benar yakin bahwa object gambar tidak lagi mengalami perubahan. Dan penguncian ini di perlukan agar tidak semua orang dapat melakukan perubahan pada gambar yang telah di buat, proses penguncian layer sebetulnya hampir sama dengan langkah-langkah yang telah di bahas pada langkah pertama dan kedua di artikel ini. Silahkan perhatikan cara mengunci layer seperti dibawah ini.

 ketik perintah LA(LAYER) untuk memunculkan dialog box Layer Properties Manager, atau
- bisa langsung lewat menu dropdown layer
- selanjutnya silahkan anda pilih layer yang akan di kunci, dan
- klik icon berbentuk gembok pada layer, maka secara otomatis layer telah terkunci dan tidak bisa di rubah lagi

Demikianlah pembahasan tentang cara menyembunyikan dan merubah warna layer pada aplikasi autocad. Silahkan anda mencobanya dan semoga artikel ini bermanfaat. Jangan lupa untuk membaca artike-artikel berikutnya, karena kami akan selalu meng-update artikel di blog ini. Terimakasih

Post 57 : Memindahkan Object Berdasarkan Layer

Unknown

Memindahkan Objek ke Layer Yang Diinginkan


Sebuah desain yang baik tentu harus tersusun secara rapi dan sistematis walaupun memiliki kompleksitas yang sangat tinggi. Karena bila tidak di perhatikan masalah kerapian dan susunan gambar dengan baik, maka akan sangat menyulitkan sekali bila suatu saat terjadi kesalahan atau ada perubahan yang di inginkan di kemudian hari, terlebih gambar tersebut terdiri dari banyak layer dan kompleks.

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa terkadang dalam proses menggambar kita lupa mempersiapkan dan menyeting segala sesuatunya dengan baik, mungkin karena terburu-buru  mengejar deadline sehingga lupa mempersiapkan tools-tools dalam menggambaryer. Misalnya kita lupa menyeting Layer sesuai kebutuhan tertentu, tapi desain terlanjur dibuat. Umpamanya kita telah membuat layer "window" untuk diterapkan pada jendela tapi belum aktif, sedangkan saat akan menggambar layer yang aktif adalah layer 0 maka secara otomatis gambar berada pada layer 0 tersebut, itu dikarenakan lupa menyeting layer sebelum menggambar. Hal ini akan menyulitkan anda sebagai desainer bila suatu saat akan melakukan perubahan pada gambar.

Baca artikel sebelumnya : Bekerja Dengan Layer Part 2

Tapi tenang saja, pada artikle ini kami akan memberikan jalan keluar atau solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu dengan cara memindahkan objek tertentu pada Layer yang di inginkan sesuai kebutuhan.

Lalu bagaimana cara memindahkan objek yang di inginkan pada sebuah layer tertentu ?

Oke Inilah langkah-langkah Memindahkan Objek Pada Suatu Layer



Untuk mengganti layer yang terlanjur diterapkan pada sebuah objek cukup mudah, seperti halnya mengaplikasikan sebuah layer pada objek.

- pertama pilihlah objek yang akan anda ganti layernya (objek di seleksi), kemudian
- pada menu Ribbon, pilih Layer dan klik dropdown Layer
- setelah itu, pilih layer yang ingin di terapkan pada objek
- setelah layer di terapkan pada objek yang anda inginkan tekan tombol Esc untuk menghilangkan seleksi pada objek. Lihat Gambar 1.

Memindahkan Objek ke Layer Yang Diinginkan www.goautocad.net


Bila objek yang ingin di rubah layernya terdiri dari berbagai macam objek yang berbeda, maka anda harus melakukannya satu-persatu. Tapi bila objek yang ingin di rubah layernya adalah objek yang sama dan mungkin dalam jumlah yang cukup banyak, misalnya seperti objek meja pada sebuah denah perkantoran yang memiliki bentuk serta ukuran yang sama maka kita cukup menggunakan perintah MA (MACHPROP) untuk menerapkan layer pada banyak objek yang sama tersebut. Gambar 2.

Baca artikel selanjutnya : Bekerja Dengan Layer Part 4

Selain dengan cara diatas, untuk memindahkan objek ke layer tertentu, jika jumlah objeknya sangat banyak, Anda dapat melakukannya dengan metode Quick Select (baca: Prinsip Menyeleksi Objek Berdasarkan Layer Tertentu - akan saya posting pada tutorial berikutnya).

Tips Menghindari Kesalahan Penempatan Layer


Untuk mengantisipasi kesalahan penempatan layer seperti pada kasus diatas kita harus mengetahui sedikit prinsip kerja dari Aplikasi Autocad. Secara defaut bila kita membuat objek pada autocad layer yang aktif adalah layer 0 berwarna hitam atau putih dan layer ini secara otomatis pula diterapkan pada objek yang baru dibuat.

Oleh karena itu, sebelum membuat objek tentukanlah terlebih dulu Layer yang akan di gunakan, ini bila anda telah membuat layer sebelumnya. Jika anda belum membuatnya, maka buatlah Layer terlebih dahulu, setelah Anda membuat layer,  langkah selanjutnya adalah memasukkan objek yang ada ke dalam layer yang telah Anda buat.

Post 56 : Menghapus Layer Autocad

Unknown

Gambaran Tentang Menghapus Layer Autocad


Sebelum membahas bagaimana caranya menghapus Layer pada Autocad, mungkin lebih baik bila kami beri sedikit gambaran yang biasa terjadi sehingga seorang Drafter merasa perlu menghapus sebuah Layer. Sudah sangat wajar apabila dalam proses menggambar sebuah desain tentu sangat di mungkinkan ada proses deleting (penghapusan) suatu bagian tertentu atau beberapa bagian pada desain tersebut. Dalam hal ini yang akan kami bahas adalah tentang cara menghapus sebuah layer yang telah dibuat pada Autocad.

Mungkin ada sebagian yang belum mengerti apa itu layer ?

Baiklah sedikit ulasan yang mungkin dapat menjadi gambaran yang bisa memberi pemahaman tengtang sebuah layer bagi teman-teman GoAutoCad yang belum mengetahuinya. Layer merupakan lapisan gambar yang dibuat untuk melengkapi gamabr utama (gambar fisik bangunan atau gambar sipil) sebagai satu kesatuan sebuah desain bangunan yang lengkap dengan segala unsur didalamnya. Ketika menggambar desain masih manual dengan tangan, maka layer merupakan gambar elektrik atau gambar instalasi plumbing, dan lainnya yang digambar pada selembar kertas bening / transparan kemudian di tumpuk dengan gambar sipil. Bila anda menginginkan melihat gamabar kelistrikan, maka anda dapat menumpuk gambar elektrik pada gambar sipil dan mengabaikan gambar plumbign atau yang lainya. 

Mengapa Layer perlu dihapus ?

Sebuah pertanyaan yang mungkin muncul dibenak teman-teman saat memulai menjadi seorang Drafter. Penghapusan Layer dilakukan bila sudah tidak diperlukan lagi, penghapusan ini di tujukan untuk mengurangi direktori layer yang telah terbuat. Walaupun sebenarnya Autocad dapat menyimpan cukup banyak layer, tapi bila kita menghapus layer yang tidak terpakai maka akan mempermudah kita dalam proses menggambar karena proses memilih akan jauh lebih efisien dan cepat.

Baca artikel sebelumnya : Bekerja Dengan Layer Part 1

Oke, mari di mulai pembahsan mengenai cara menghapus Layer pada Autocad.

Perlu di perhatikan sebelum menghapus layer, bawha sebuah layer hanya bisa dihapus bila sudah tidak diaplikasikan pada sebuah objek, jika masih diaplikasikan maka tidak bisa dihapus. Untuk itu kita perlu mempersiapkan sebuah layer backup untuk sebuah objek yang hanya akan dihapus layernya, sedangkan objek tidak ikut di hapus. Atau kalau tidak mau mempersiapkan backup layer maka bisa juga di akali atau menggunakan alternatif lain yaitu dengan menggabungkan objek pada layer lain yang telah memiliki objek. Tapi menurut pendapat kami hal ini dilakukan bila memang sebuah gambar terdiri dari begitu banyak objek dan layer, serta sangat kompleks. Sedangkan bila gambar hanya terdiri dari sedikit objek dan layer maka akan lebih baik dan lebih ideal bila satu buah layer di apliksikan pada satu buah objek saja. Dengan demikian akan memudahkan kita dalam melakukakan perubahan di kemudian waktu.

Ini Langkah Menghapus Layer Pada Autocad


Bila sebuah layer tidak aktif atau tidak di aplikasikan pada objek maka dapat langsung dihapus dengan cara sebagai berikut :
 - panggil layer dengan cara mengetikan printah LA (LAYER) atau bisa dengan mengklik icon Layer Properties pada menu Ribbon - home - Layer Properties Gambar 1



 - setelah kotak dialog layer properties muncul, langkah selanjutnya
 - pilih nama layer yang akan di hapus, kemudian
 - klik tanda silang atau delet pada jendela Layer Properties Manager Gambar 2
 - bisa juga dengan mengetik tombol kombinasi Alt + D setelah menentukan layer yang akan di hapus
 - maka layer tidak ditemukan lagi pada menu dropdown layer

Baca artikel selanjutnya : Bekerja Dengan Layer Part 3

Namun bila layer masih diterapkan atau masih di aplikasikan pada objek akan muncul peringatan bahwa layer tidak bisa di hapus seperti Gambar 3.

Dmikianlah pembahasan tentang langkah-langkah menghapus layer autocad. Selamat mencobanya dan googluck. Jangan lupa untuk membaca artikel selanjutnya ya.. Terimakasih.

Post 55 : Bekerja Dengan Layer | Mengaplikasikanya Layer

Unknown

Layer Autocad Dan Cara Mengaplikasikanya Terhadap Object


Pembuatan Layer autocad sama halnya dengan pembuatan layaer pada aplikasi-aplikasi desain lainya. Bagi anda yang sering mengerjakan desain atau malah memiliki profesi sebagai seorang desainer tentu akrab dengan istilah layer ini, dan sudah sering membuatnya. Lalu apa sih pengertian layer ? dan apa fungsi serta manfaatnya dalam desain. Saya yakin masih ada sebagian dari teman-teman yang belum mengerti tentang pengertian dari Layer terutama bagi para pemula yang mulai menekuni dunia desain.

Untuk pembaca setia blog www.goautocad.net kami adkan menjelaskan sedit tentang layer. Oke, sedikit  penjelasan tentang layer tersebut ialah sebagai berikut :

Layer meruakan suatu lapisan transparan pada gambar desain yang digunakan untuk identifikasi objek, baik untuk mengelompokkan gambar menurut kriteria tertentu atau yang lainnya. Dulu ketika masih menggambar secara manual menggunakan kertas, maka layer adalah kertas transparan untuk menggambar desain ME, plumbing, interior dan gambar lainya yang berpedoman pada gambar utama dari Gambar Sipil (pemakaianya gambar di kertas transparan ditumpuk dengan Gambar sipil). Contoh dalam identifikasi tersebut yaitu untuk mengelompokan gambar berdasarkan warnanya, jenis obyeknya, bidang pekerjaanya dan yang lainnya. Lapisan layer dapat digambarkan sebagai kertas transparan yang bisa diaktifkan maupun dinonaktifkan, disembunyikan, diatur tipe garis serta warnanya sesuai kebutuhan. Secara default, layer pada AutoCAD terdiri dari satu file name yaitu bernama 0, apabila kita tidak membuat lapisan baru, maka gambar kita akan ditempatkan pada lapisan 0.

Bagaimana cara membuat layer di Autocad ?


Mari langsung menuju kepembahasan tentang bagaimana membuat layer pada Autocad.

- Untuk membuka mengakses layer bisa menggunakan dua cara yaitu melalui menu ribbon Home kemudian pilih Layer Properties, atau dengan cara mengetikan LA (LAYER) kemudian tekan tombol Enter pada keyboard.
- Akan muncul kotak dialog Layer Properties Manager, disinilah kita bisa membuat layer baru, mengedit layer, menghapus layer dan lainya.

Membuat dan Mengaplikasikan Layer di Autocad

Karena kali ini akan membuat layer baru maka langkah melakukanya ialah sebagai berikut :
- silahkan anda klik New Layer pada kotak dialog Layer Properties Manager, setelah itu
- anda bisa memberi nama pada layer baru tersebut sesuai keinginan, atau biarkan saja seperti semula dengan nama Layer1. Tapi saran saya adalah memberi nama layer baru tersebut sesuai dengan objeknya.. Misal kita akan membuat layer dengan nama Window yang nantinya digunakan untuk Jendela, atau Table untuk diterapkan pada meja dengan seperti itu akan memudahkan anda dalam mengaplikasikan layer pada objek. Tapi bila anda membuat gambar untuk sebuah proyek besar atau proyek dalam perusahaan yang biasanya memiliki setandar tersendiri dalam memberikan nama layer maka ikutilah aturan tersebut.


Membuat dan Mengaplikasikan Layer di Autocad


- selesai menentukan nama layer, lanjutkan pada kolom color, klik warna pada kolom tersebut. Ubahlah warna sesuai keinginan anda. Ubah pula ukuran lineweight menjadi 0.30 angka ini akan mendefenisikan tebal garis saat proses cetak menjadi 0.3 mm.
- Setelah itu coba anda cek pada menu ribbon - Layer bila nama layer yang baru saja dibuat  sudah ada pada daftar Dropdown layer maka pembuatan layer telah berhasil.

Mengaplikasikan Layer Autocad Secara Mudah


Sedangkan cara mengaplikasikannya cukup mudah yaitu dengan mengklik objek yang di kehendaki perubahannya, kemudian klik layer sesuai nama yang telah dibuat sebelumnya atau bisa pilih layer sesuai kebutuhan.

Penggunaan Layer pada aplikasi Autocad sangat diperlukan untuk memudahkan pengeditan gambar, terutama bila kita sedang mengerjakan sebuah gambar desain yang sangat kompleks dan membutuhkan ketelitian serta kerapihan, sehingga nantinya gambar mudah dimengerti dan dibaca oleh siapapun. Tentu gambar yang bagus ialah gambar yang bisa dipahami oleh orang yang membacanya karena gambar dijadikan media untuk berkomunikasi antar desainer dengan orang dilapngan (pelaksana pekerjaan).

Oleh karena itu biasakanlah menggunakan layer dalam setiap gambar yang anda buat, karena akan mempermudahkan anda dalam :

- Memberi keterangan nama pada objek yang diinginkn
- Memudahkan mengganti warna objek
- Memudahkan mengganti type garis
- Memudahkan mengganti tebal ataupun tipis garis sebuah objek tertentu

Selain itu, Layer juga bermanfaat untuk membantu kita apabila kita membutuhkan sebuah gambar objek yang sama untuk beberapa lembar yang berbeda, misal untuk membuat gambar meja dan kursi yang sama untuk sebuah gedung bertingkat.

Demikianlah pembahasan mengenai Layer dan cara mengaplikasikannya pada aplikasi autocad, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.


Post 54 : Menampilkan dan menyembunyikan Constraint

Unknown

Show / Hide Constraint pada Autocad


Halo sobat semua, sudah cukup lama blog ini tidak kami update karena kesibukan yang cukup menyita waktu. Tapi Alhamdulillah sekarang kesibukan sudah mulai berkurang dan kami akan memberikan sebuah artikel mengenai Constraint lagi, tapi pada pembahasan kali ini bukan tentang pembuatan Constraint melainkan bagaimana cara menampilkan dan menyembunyikan Constrain yang telah dibuat.

Mengapa harus ada ketentuan atau menu untuk show/hide constraint segala sih, kan tujuan kita buat Constraint adalah biar terlihat, mungkin itu yang menjadi pertanyaan sobat semua hehe.. Menu untuk menampilkan dan menghilangkan constraint ini kita perlukan bila mana dalam gambar menuntut kedetailan yang nyata. Sedangkan situasi gambar yang begitu kompleks dan jarak antar garis yang begitu dekat berhimpitan sehingga simbol constraint yang muncul terlihat tumpang tindih atau malah menghalangi gambar yang jauh lebih penting, maka sudah semestinya kita hilangkan saja simbol-simbol constraint tersebut.

Untuk lebih lanjut, simbol constraint ini bisa juga dihapus secara menyeluruh (Delet All) atau hanya sebagaian saja sesuai dengan kebutuhan sobat. Oke sobat www.goautocad.net mari kita bahas bersama bagaimana caranya melakukan Show/Hide Constraint pada aplikasi autocad ini, sudah penasaran bukan ... ?? hehe simak baik-baik ya..

Seperti kita akan membuat Constraint pada artikel-artikel sebelumnya, misal pada artikel mengaplikasi Constraint Simetric begitu juga untuk menampilkan dan menyembunyikan constraint kita juga harus melakukannya melalui menu Parametric. 

Tahapan Dalam Menampilkan dan Menyembunyikan Constraint

Oke mari langsung kita bahas bagaiaman melakukannya..
Pertama silahkan klik menu Parametric, kemudian pada menu Geometri perhatikan Show/Hode 
bila anda ingin menyembunyikan constraint maka klik Show/Hide, selanjutnya
pilih objek yang hendak anda ingin sembunyikan constraintnya, kemudian Enter


Menampilkan dan menyembunyikan (show/hide) Constraint


Setelah memilih Hide, maka constraint akan disembunyikan..
Sedangkan untuk menampilkan lagi constraint yang telah disembunyikan maka langkah melakukannya sama persis seperti ketika menyembunyikan (Hide) Constraint, hanya saja anda tinggal memilih Show, maka simbol Constraint akan muncul kembali. Selain itu anda juga bisa menyembunyikan simbol constraint secra menyeluruh dan juga bisa menampilkannya secara menyelluruh juga dengan memilih Hide All atau Show All

Anda juga bisa melakukan hal yang sama untuk constraint Dimensional, bila anda ingin menampilkan atau menyembunyikan simbol constraint maka anda hanya perlu beralih dari menu Geometri ke menu Dimensional pada menu Parametric, cara melakukanya pun sama persis seperti melakukan Show dan Hide pada menu Geometric.

Oke sobat, demikianlah pembahasan mengenai cara Menampilkan danMenyembunyikan  Constraint (Show/Hide) pada autocad. Sudah paham kan..?? Jika belum silahkan dicoba sendiri ya..
Goodluck..

Tahap | Alur Kerja Autocad Electric

Unknown

Tahap atau Alur Kerja Pada Autocad Electric

 Pada pembahasan singkat kali ini kami akan menjelaskan sedikit mengenai alur kerja dari aplikasi Autocad Electrical. Mengapa kita perlu mengetahui alur kerja dari aplikasi ini? tentu saja dengan mengetahui alur kerja dari Autocad Electric akan lebih mempermudah kita dalam membuat gambar dengan lebih baik dan mudah dalam mengelola gambar-gambar yang telah kita buat, yang mungkin jumlahnya cukup banyak.

Jika anda memahami alur kerja (workflow) dari autocad electric ini itu sangatlah baik untuk pembelajaran anda selanjutnya sebelum anda menguasai berbagai macam tools dan menu yang ada pada Autocad Elecric.




 Biasakanlah membuat alur kerja dalam memulai suatu project desain yang anda kerjakan agar mudah dalam mengelola gambar project yang telah dibuat. Demikianlah sedikit mengenai Workflow dari autocad electric yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat dan selamat mencobanya. terimakasih dan goodluck.

Post 53 : Memberi Password File Autocad

Unknown
Password merupakan rangkaian kombinasi huruf dan angka yang dibuat oleh seorang atau user untuk mengamankan file ataupun dokument miliknya agar tidak bisa diakses oleh orang lain dengan alasan privasi dan keaamanan.

Untuk alasan keamanan tentunya kita perlu memperhatikan segala sesuatu yang berkaitan dengan file kerja kita, dalam hal ini desain gambar yang telah dibuat agar tidak sembarang orang bisa merubah dan mengeditnya. Pada Autocad telah mendukung hal tersebut, anda dapat menerapkan sebuah password pada file yang anda kehendaki (applying password on file).

Oke, mari langsung saja kita bahas bersama bagaimana caranya menerapkan password pada file gambar yang telah kita buat dalam aplikasi Autocad. Langkah yang harus dilakukan untuk menerapkan password pada file autocad yaitu sebagai berikut :

- disini kami anggap anda telah membuat gambar dan hendak menyimpannya
- klik Save As pada Quick Access Toolbar atau bisa juga melalui Aplication Menu, maka kotak  dialog Save Drawing As akan muncul (Gmbar 1), kemudian

- pada kotak dialog Save Drawing As klik tombol Tools dan pilih Security Options, maka kotak dialog Security Options akan muncul (Gambar 2)

- Silahkan anda masukan password seperti yang anda kehendakai, perhatikan juga dalam penggunaan huruf kecil dan besar, setelah anda mengisikan password ceklish kotak Encrypt drawing properties untuk mengenkrispi propertis dari file gambar tersebut.

Jika anda perhatikan tombol Advanced Options belum aktif secara defaultnya, dan akan aktif setelah anda mengetikan sebuah password pada kotak Password or phrase to open this drawing, klik dan silahkan anda pilih jenis penyedia enkripsi pada kotak Choose an encryption provider. Pastikan rekan anda juga memiliki jenis Encryption provider yang sama bila file yang telah dipasangi pasword hendak anda share ke orang tersebut. (Gambar 3).

Memberi Password File Autocad www.goautocad.net


- Klik tombol OK, maka akan muncul kotak dialog Confirm Password silahkan anda memasukan password sekali lagi untuk melanjutkan ke proses selanjutnya. Kemudian klik Save untuk melanjutkan penyimpanan file tersebut.

Sebagai catatan, anda bisa menentukan dimana file akan disimpan dan sekaligus anda bisa memberi nama file ini sesuai yang anda inginkn. Demikianlah pembahasan tentang bagai mana caranya memberi password pada file gambar dalam aplikasi Autocad. Semoga bermanfat dan selamat mencobanya, dan semoga berhasil.


Teknik 5 : Merubah Warna Background Autocad Electric 2016 Secara Mudah

Unknown
Terkadang ada orang yang tidak atau kurang suka dengan warna background bawaan dari Autocad, mungkin karena alasan kurang nyaman atau hanya karena tidak suka saja. Terlepas dari apapun alasannya, disini kami akan menjelaskan tentang bagaimana caranya merubah warna background Autocad electric 2016. Sebetulnya cara yang digunakan untuk melakukan perubahan ini sama dengan cara merubah background pada Autocad sipil (autocad biasa) pada umumnya.

Pembaca setia www.goautocad.net  sedikit cerita yang penulis lakukan berkaitan dengan menyeting alat dalam mendesain sebuah gambar (dalam hal ini adalah aplikasi Autocad yang kita gunakan) walaupun tidak terlalu vital, tapi di situlah mungkin yang akan membedakan nilai estetika anda dalam sebuah seni dalam mendesain sebuah project.

Inilah Tahapan Merubah Background Dengan Mudah


Yang pertama ialah pilih dan klik Aplication Menu pada Tittle Bar, selanjutnya klik Options


Changing Color Scheme

Setelah itu akan muncul kotak dialog baru, pilih dan klik Display, kemudian pada menu Window Element - Color Scheme pilih Light. Setelah itu, masih pada menu Window Element pilih tombol Color yang berada dipaling bawah disamping tombol Fonts.


Merubah Warna Background Autocad Electric 2016

Setelah anda mengklik Color maka akan muncul dialog box baru yaitu Drawing Window Colors, disinilah anda bisa mengganti warna background dan warna-warna yang lain pada bagian menu Autocad.

Merubah Warna Background Autocad Electric 2016, Changing Color Scheme

Disini kami akan memberikan satu contoh untuk merubah warna bagian ataupun tools yang ada pada Autocad, misalnya yaitu merubah warna kursor (Crosshairs). Untuk merubah warna pada crosshairs ini anda hanya perlu merubah sedikit langkah pada tahap-tahap merubah background seperti diatas, yaitu pada bagian Interface Elements anda tinggal mengganti Unifrom Background menjadi Crosshairs - kemudian pada bagian Colors pilihlah warna sesuai keinginan anda.


Merubah Warna Background Autocad Electric 2016, Changing Color Scheme

Demikianlah pembahasan mengenai cara mengganti warna background dan crosshairs pada Autocad Electrical 2016. Selamat mencobanya, dan semoga bermanfaat. Goodluck.

Teknik 4 : Mengenal Interface Autocad Electrical 2016

Unknown

Mengenal Tampilan Antar Muka (Interface) Autocad Elektrik 2016

Antar Muka Autocad Elektrik 2016, Interface Autocad Electrical 2016  Para pembaca blog GoAutoCad, pada kesempatan yang baik ini kami akan membahas tentang interface dari Autocad Elektric 2016. Harapan kami anda atau siapapun yang ingin mengenal serta menggunakan aplikasi ini bisa lebih mengerti baik sedikit maupun banyak akan aplikasi Cad Electric ini, namun bagi para master Cad yang jauh lebih mengerti dan lebih memahaminya akan sangat senang sekali bila mau memberi kontribusi berupa masukan pada blog sederhana ini.

Oke rekan - rekan www.goautocad.net, langsung saja..
Untuk mengenal Autocad Electrical 2016 maka sudah tentu hal pertama yang harus diketahui ialah tampilan maupun fungsi dari menu-menu yang ada pada aplikasi tersebut. Namun dalam artikel ini tidak mungkin dapat kami bahas dan jelaskan secara menyeluruh dan mendetail, kami hanya akan membahasa secara garis besarnya saja yang kemudian anda sendiri yang harus kreatif mengeksplornya.

Kami beranggapan anda telah memiliki dan menginstall aplikasi Autocad Electrical 2016 pada komputer anda, selanjutnya silahkan anda jalankan aplikasi tersebut maka anda akan melihat tampilan starup dari Autocad Electrical 2016.Setelah startup selesai maka akan muncul tampilan awal dari AE 2016, disini yang akan kami bahas adalah :
- Title Bar
- Application Menu
- Ribbon
- Drawing Tab Bar
- Drawing Area
- Command Window
- Bottom Bar
Oke, mari kita bahas satu per satu dari menu-menu yang telah kami sebutkan diatas, yang pertama akan dibahas ialah :

- Title Bar

Antar Muka Autocad Elektrik 2016, Interface Autocad Electrical 2016


Tittle Bar dalam sebuah software merupakan bagian yang letaknya berda paling atas dari setiap aplikasi termasuk Autocad. Dalam tittle bar ini terdapat beberapa menu di antaranya sebagai berikut :

- Aplication Button

Aplication Button berfungsi untuk menampilkan display(tampilan) beberapa menu yang terdapat pada AutoCad Electrical 2016. Menu-menu yang ada didalamnya biasanya juga sama dengan menu-menu yang terdapat pada Quick Access Toolbar.
 
- Quick Access Toolbar

Quick Access Toolbar berisi alat atau tools yang sangat umum digunkan saat bekerja dengan AE 2016. Diantaranya berisi tools New File untuk membuat file baru, Save untuk menyimpan file yang saat ini sedang dikerjaan (digambar), Ploot untuk keperlua mencetak file gambar dan sebagainya. Selain itu anda juga dapat menambahkan tool-tool yang diinginkan dalam Quick Access Toolbar yang akan kita pelajari selanjutnya.

- Name of the Drawing

Pada bagian tengah tittle bar menunjukkan nama gambar yang sedang aktif atau sedang dibuka.

- Searce Box

Kotak Pencarian digunakan untuk mencari topik yang diinginkan di AutoCAD Bantuan Listrik. Untuk menggunakan pilihan ini, ketik kata kunci yang ingin informasi dalam kotak teks yang berdekatan untuk mencari tombol dan tekan ENTER dari keyboard.

- Sign In


Antar Muka Autocad Elektrik 2016, Interface Autocad Electrical 2016
Sign In button digunakan untuk masuk ke akun Autodesk. Jika Anda tidak memiliki akun Autodesk maka Anda dapat membuat satu dari situs Autodesk. Jika Anda memiliki akun Autodesk maka Anda dapat menyimpan dan berbagi file melalui Autodesk dengan pengguna lainnya yang sudah menjadi member Autodesk juga. Untuk masuk ke akun Autodesk Anda, klik pada tombol Masuk. Setelah itu akan muncul menu drop-down yang menampilkan dua menu yaitu : Sign in to Autodesk 360 dan About Autodesk 360. Klik tombol masuk ke Autodesk 360. Selanjutnya muncul kotak dialog Sign in, silahkan masukkan ID dan password anda dan klik pada tombol Sign In untuk login.




Antar Muka Autocad Elektrik 2016, Interface Autocad Electrical 2016


- Exchange Apps

Exchange Apps digunakan untuk memasang atau berbagi aplikasi untuk produk Autodesk. Klik pada tombol Exchange Apps dan anda akan diarahakan pada link Web Auodesk dihalaman Exchange Apps dimana Anda dapat membeli atau mencoba berbagai aplikasi sesuai kebutuhan Anda.

- Help

Help atau tombol bantuan digunakan untuk menampilkan bantuan online dari AutoCAD Electrical pada server Autodesk. Jika Anda mengklik panah bawah di samping untuk membantu tombol maka daftar pilihan ditampilkan; lihat Gambar-8. Jika Anda ingin menggunakan menu Help ini secara offline maka bisa dengan cara klik pada Unduh pilihan Offline Bantuan yang ada pada menu Help.

Antar Muka Autocad Elektrik 2016, Interface Autocad Electrical 2016




Pilih dan klik link bahasa yang diinginkan untuk men-download file bantuan dalam bahasa yang anda inginkan sesuai negara dan kemampuan bahasa yang dikuasai.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Antar Muka Autocad Elektrik 2016 dan menu-menu yang terdapat didalamnya, untuk menu selanjutnya akan kami jelaskan pada artikel selanutnya. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

 

Teknik 3 : Menu Utama Dalam Tampilan Awal AutoCad Electric 2016

Unknown

Tiga Menu Awal Pada Autocad Elektrik 2016

Halo para pembaca blog Go Auto Cad, kami yakin sebagian dari anda telah mengupgrade aplikasi Autocad yang biasa anda gunakan ke versi terbaru yaitu versi 2016.Tapi mungkin sebagian yang lainya masih merasa belum perlu mengupgradenya, ya itu terserah masing-masing pengguna.

Nah pada artikel ini yaitu Menu Utama Pada Tampilan Awal AutoCad Electric 2016, GoAutoCad  akan membahas menu awal yang ada pada saat kita telah menjalankan aplikasi Autocad Electrical 2016, oke mari langsung saja kita bahas ketiga menu tersebut. Silahkan anda jalankan aplikasi autocad electric 2016, setelah starup selesai akan terlihat tampilan utama dari Autocad Electrical 2016 seperti gambar dibawah ini.

Interface Autocad Electrical 2016


Layar pertama AutoCAD Electrical dibagi menjadi tiga bagian. 
  • Pada Bagian pertama adalah untuk memulai gambar baru (new drawing), 
  • Pada bagian kedua adalah untuk membuka dokumen yang telah dibuat sebelumnya.
  • Dan pada bagian ketiga (Connect) memungkinkan seorang pengguna untuk berinteraksi dengan mengguna autocad lainya dibelahan dunia dengan syarat telah masuk (log in) menggunakan akun Autodesk. 

Membuat Gambar Baru, New Drawing on Autocad Electrical 2016


Creating New Drawing Pada Autocad Elektrik 2016


Pada bagian pertama digunakan untuk membuat gambar baru, didalam kolom ini terdapat beberapa pilihan templat yang dapat digunakan untuk membuat gambar baru dengan format file (dot)dwt".dwt", templat-templat tersebut ialah sebagai berikut :

# acad-Named Plot Style.dwt :
Dengan template ini, kita dapat membuat gambar pada satuan imperial (feet/kaki dan inci) yang dapat dicetak hitam-putih.


# acad-Named Plot Style3D.dwt : 
Dengan template ini, kita dapat membuat model 3D dalam satuan imperial (feet/kaki dan inci) yang dapat dicetak hitam-putih. 

# acad.dwt :
Dengan template ini, kita dapat membuat gambar di satuan imperial (feet/kaki dan inci) yang dapat dicetak berwarna.

 #  acadISO-Named Plot Style.dwt :

Menggunakan template ini, kita dapat membuat model 3D dalam satuan imperial (kaki dan inci) yang dapat dicetak berwarna.

 #  acadISO-Named Plot Style3D.dwt :
Dengan template ini, kita dapat membuat gambar dalam sistem satuan metrik (milimeter) yang dapat dicetak hitam-putih.

# acadiso.dwt :
Dengan template ini, kita dapat membuat model 3D dalam sistem satuan metrik (milimeter) yang dapat dicetak hitam-putih.

# acadiso3D.dwt :
Dengan template ini, kita dapat membuat model 3D dalam sistem satuan metrik (milimeter) yang dapat dicetak berwarna.

# Tutorial-iArch.dwt :
Dengan template ini, Anda dapat membuat gambar arsitektur yang kompatibel dengan tutorial yang ada pada library. Template ini adalah termasuk dalam Imperial (feet/kaki dan Inci).

# Tutorial-iMfg.dwt :

Dengan template ini, Anda dapat membuat gambar manufaktur mekanik yang kompatibel dengan tutorial yang ada pada library. Templat ini adalah termasuk dalam Imperial (Feet/kaki dan Inci).

# Tutorial-mArch.dwt:
Dengan template ini, Anda dapat membuat gambar arsitektur yang kompatibel dengan tutorial yang ada pada library. Templat ini adalah termasuk dalam metrik (milimeter).  

# Tutorial-mMfg.dwtNo:
Dengan template ini, Anda dapat membuat gambar manufaktur mekanik yang kompatibel dengan tutorial yang ada pada library. Templat ini adalah termasuk dalam metrik (milimeter).
    
# Template - Imperial:
Dengan template ini, Anda dapat membuat gambar baru menggunakan satuan imperial, tanpa perlu menggunakan template lain yang telah ada.

# No Template - Metric:
Dengan template ini, Anda dapat membuat gambar baru menggunakan satuan metrik , tanpa perlu menggunakan template lain yang telah ada. Anda bisa memilih salah satu dari templat-templat diatas untuk memulai menggambar desain.

Pada bagian kedua anda dapat memanggil gambar ataupun desain yang telah dibuat dan telah disimpan sebelumnya dengan mengarahkan atau browse file yang akan dibuka.

Dan pada bagian ketiga anda dapat melakukan interaksi dengan member autodesk yang lainya sampai kebelahan dunia dengan catatan anda telah login menggunakan akun autodesk yang anda miliki, serta anda memiliki koneksi internet.

Oke, mungkin hanya ini dulu penjelasan singkat mengenai tiga menu utama pada tampilan awal AutoCad Electric 2016, semoga bermanfaat.
Trimakasih


Spesifikasi Komputer Untuk AutoCAD Electrical 2016

Unknown



Pengenalan Autocad Elektrik, Introduction to  AutoCAD Electrical 2016

Pada artikel kali ini kami akan memperkenalkan dan membahas tentang Autocad Electric. Namun pada kesempatan ini kami akan memaparkan terlebih dahulu tentang spesifikasi dan kebutuhan dari komputer untuk bisa menggunakan aplikasi Autocad Electric ini. Sepesifikasi tersebut ialah sebagai berikut :
# System opesrasi yang dibutuhkan / support dengan Autocad Electric 2016 :
  • Microsoft® Windows 8/8.1 Enterprise
  • Microsoft Windows 8/8.1 Pro
  • Microsoft Windows 8/8.1
  • Microsoft Windows 7 Enterprise
  • Microsoft Windows 7 Ultimate
  • Microsoft Windows 7 Professional
  • Microsoft Windows 7 Home Premium

# Selanjutnya ialah sepesifikasi dari komputer yang dibutuhkan minimum menggunakan prosesor :
  • Minimum Intel® Pentium® 4 or AMD Athlon™ 64 processor
# Memory RAM yang dibutuhkan minimal :
  •  Untuk Autocad Elektrik 2016 32-bit sebesar: 2 GB (3 GB recommended)
  •  Untuk Autocad Elektrik 2016 64-bit sebesar: 4 GB (8 GB recommended)
# Autocad Electric juga membutuhkan Display Card minimalnya ialah :
  • Windows display adapter yang mendukung 1024x768 warna, dan DirectX 9, namun lebih direkomendasikan menggunakan DirectX 11.
# Disk Space Instalasi dari Autocad Elektrik ialah : Installation 12.0 GB

# Selain itu Autocad elektrik juga membutuhkan NET Framework, minimal
  • .NET Framework Version 4.5
# Space Memory kosong harus ada pada hardisk yaitu sekitar 6 G bit minimalnya.


Oke setelah mengetahui kebutuhan komputer untuk bisa menginstal dan menjalankan Autocad Electric kami akan memperkenalkan antarmuka dari aplikasi ini (pada artikel selanjutnya). Mengapa perlu mengetahui sepesifikasi dan kebutuhan sebuah komputer untuk menjalankan Autocad Electric? tentu saja agar aplikasi tersebut bisa berjalan dengan baik.

Demikianlah yangperlu diketahui dari sepesifikasi dan kebutuhan untuk bisa menginstall dan menggunakan apliksai Autocad Electric. Semoga bermanfaat untuk siapa saja yang membacanya.

Post 52 : Mengaplikasi Constraint Simetric Autocad

Unknown

Cara Mengaplikasi Constraint Simetric pada AutoCad


Pembahasan pada artikel ini akan menjelaskan tentang Constrain Simetric dan cara mengaplikasikanya pada bidang kerja autocad. Mari kita lihat dan ketahui dahulu pengertian constrain ini pada aplikasi Autocad.

Constrains two curvers or points on objects to maintain symetriy about a selected line
Constraint Symetric ini berfungsi untuk membuat simtris dua buah objek (objek satu dan objek dua) terhadap objek acuan (yaitu objek ketiga). Constraint ini dapat diterapkan pada objek Line dan juga Polyline. Untuk memperjelas dan memudahkan anda memahaminya mari langsung saja dipraktikan tentang bagaimana penerapan dan penggunaan dari costrain simetris ini.

Untuk mengaplikasikan constraint simetris langkah-langkah yang harus dilakukan ialah sebagai berikut :

* siapkan dua buah objek yang akan dibentuk simetrisnya, dan satu objek sebagai acuan, bisa menggunakan objek line maupun polyline sesuaikan dengan pilihan dan kebutuhan anda.

- pada menu bar pilih Parametric, kemudian pilih icon Constrain Symetric

Mengaplikasi Constraint Simetric Autocad

 - setelah itu silahkan pilih objek pertama (select first object or [2Point] <2Points>), kemudian
- pilih objek kedua (select second object), selanjutnya
- pilih object ke tiga atau objek acuan (select symetry line),

 Constraint Simetric Autocad www.goautocad.net


setelah objek acuan terpilih maka secara otomatis simetri akan terbentuk di antara kedua buah objek tersebut (objek satu dan objek dua).

Mengaplikasi Constraint Simetric Autocad
tanda  constraint simetris telah terlihat yang artinya perintah telah berhasil dan simetris telah terbentuk.

Demikianlah pembahasan mengenai Constrains Symetric yang ada pada autocad, silahkan anda mencobanya sendiri karena cukup mudah untuk dilakukan. Semoga bermanfaat, dan baca juga artikel selanjutnya tentang Constraint Equl (cooming soon). Thanks.



Post 51 :Mengaplikasikan Constraint Smooth Dengan Simpel

Unknown

Mengaplikasikan Constraint Smooth Autocad

Untuk mengaplikasikan Constraint Smooth terlebih dahulu kita ketahui apa fungsinya, menurut keterangan yang terdapat pada aplikasi autocd ialah sebagai berikut :
Constrains a spline to be contiguous and maintain G2 continuity with another spline, line, arc, or polyline. The first object selected must be a spline. The second selected object is made G2 continous with the first spline.
Dari keterangan diatas maksudnya Constraint Smooth ini berfungsi untuk mempertemukan ujung spline dengan ujung yang lainnya. Constraint ini bisa diterapkan bukan hanya pada object Spline saja, tapi juga bisa diterapkan pada object Line, Arc, atau Polyline, dengan catatan object yang pertama dipilih ialah objek yang Spline.

Oke para pembaca www.goautocad.net, mari langung saja praktikan bagaimana cara penggunaanya, seperti cara menggunakan constrain yang lain yaitu :

- pilih menu Parametric pada menu Bar, selanjutnya
- pilih icon Constraint Smooth, kemudian

Mengaplikasikan Constraint Smooth Pada Autocad
- pilih object pertama,
- pilih object kedua,
- setelah object kedua dipilih maka secara otomatis ujung kedua object Spline tersebut menyatu

Mengaplikasikan Constraint Smooth Dengan Simpel 2


Demikianlah pembahasan tentang Mengaplikasikan Constraint Smooth Pada Autocad, semoga dapat bermanfaat dan dimanfaatkan oleh siapa saja yang membacanya. Selamat mencoba dan terimakasih.

Artikel selanjutnya ialah membahas Constraint Simetric.


Post 50 : Cara Mengaplikasikan Constraint Tangent Autocad

Unknown

Cara Mengaplikasikan Constraint Tangent Autocad

Untuk pembahasan kali ini ialah Constraint Tangent, mari kita lihat definisi yang ada pada aplikasi Autocad tentang penjelasan dan fungsi dari Constraint ini.
Constrains two curvers to maintain a point of tangency to each or their extensions
Yang kira-kira maksud dari keterangan diatas ialah Constraint Tangent memiliki fungsi yang berguna untuk menyatukan dua buah objek yang posisi Tangent-nya berbeda menggunakan opsi Tangent, yaitu objek kedua akan menyatu mengikuti objek pertama yang digunakan sebagai acuan (dalam hal ini objek pertama tidak bergeser atau tetap posisinya). Dan apabila jarak atau posisi objek kedua tidak mencapai batas Tangent dari objek pertama maka objek kedua tersebut akan disejajarkan dengan objek pertama.

Langkah Mengaplikasikan Constraint Tangent Pada Autocad



Untuk menjalankan Constraint Tangent ini langkah-langkah yang harus dilakukan ialah sebagai berikut :

- pada menu bar, pilih parametric, selanjutnya
- pilih icon Constrain Tangent, setelah itu

Cara Mengaplikasikan Constraint Tangent Autocad


- pilih objek pertama (Select first object)
- selanjutnya silahkan anda pilih objek kedua, kemudian

- jika objek kedua telah terpilih maka secara otomatis objek kedua tersebut akan berpindah posisinya mengikuti objek pertama yang dijadikan acuan, perhatikan gambar dibawah ini:

Cara Mengaplikasikan Constraint Tangent Autocad


terlihat icon Constraint Tangent telah muncul yang menandakan telah diaplikasikan.

Pada beberapa kasus ada objek yang batas tangent antara objek pertama dan objek kedua tidak tercapai, biasanya objek kedua ini akan disejajarkan dengan objek pertama. Namun apabila anda ingin menyatukanya kedua objek tersebut maka bias menggunakan opsi tangent dengan menjadikan objek pertama sebagai acuanya. Perhatikan contoh dibawah ini :

- pertama silahkan lakukan seperti cara diatas, pilih objek pertama

- selanjutnya pilih objek kedua,
- setelah objek kedua terpilih, objek kedua akan berpindah dan sejajar dengan objek pertama


Cara Mengaplikasikan Constraint Tangent Autocad 2


jika anda menghendaki kedua objek tersebut menyatu maka gunakan perintah Extend

dan hasilnya seperti gambar dibawah ini.

Cara Mengaplikasikan Constraint Tangent Autocad 3



Demikianlah tentang bagaimana cara mengaplikasikan Constraint Tangent, semoga dapat bermanfaat bagi siapapun yang membacanya. Selamat mencoba dan trimakasih.
Artikel berikutnya ialah pembahasan mengenai Constraint Smooth.



Post 49 : Mengaplikasikan Constraint Perpendikular

Unknown

Cara Mengaplikasi Constraint Perpendikular, Add a Perpendicular Constraint


Salam hangat dari saya untuk semua pembaca blog sederhana ini, karena kesibukan yang cukup padat khirnya baru hari ini dapat melanjutkan menulis artikel dalam blog ini.

Sebelumnya telah saya bahas berapa Constraint dalam aplikasi Autocad, mulai dari Constraint Coinsident, Constraint Parallel, Constraint Vertikal dan Constraint Horisontal. Dan kali ini saya akan membahas tentang cara mengaplikasikan Constraint Perpendicular. Oke kawan, mari langsung kita bahas bersama tentang Constraint Perpendicular ini, fungsi dari perpendicular ialah sebagai berikut :
Constraint two lines, or polyline segment to maintain a go degree angle to each another, the second selected object is made perpendicular to the first.
Dari keterangan yang ada pada aplikasi Autocad, Constraint Perpendicular berfungsi untuk merubah kemiringan objek ke dua sebesar 90 derajat terhadap object pertama / object acuan. Sedangkan untuk mengaplikasikan Constraint  jenis ini langkah-langkah yang harus dilakukan ialah sebagai berikut :

- pertama, pilih dan klik icon Constraint Perpendicular pada menu Parametric, selanjutnya

- tentukan atau pilih objek pertama (Select first object), kemudian

- pilih objek kedua (Select second object),

- setelah object kedua terpilih maka secara otomatis constraint perpendicular telah aktif dengan munculnya tanda atau icon perpendicular yang ada disamping object garis yang dipilih tersebut.


Mengaplikasikan Constraint Perpendikular
Klik gambar untuk perbesar



Setelah muncul icon tersebut diatas, maka pengaplikasian constraint perpendicular ini telah selesai.

Demikianlah teman-teman tentang Cara Mengaplikasi Constraint Perpendikular, (Add a Perpendicular Constraint), semoga dapat dimanfaatkan dan bermanfaat oleh siapapun yang membacanya.

Artikel berikutnya ialah pembahasan mengenai Constraint Tangent.

Post 48 : Memberi Informasi Panjang Garis Pada Object

Unknown

Pengaplikasian Constrains Dimensi


Constrain Dimensi ini berfungsi untuk memberi keterangan panjang sebuah garis dan memungkinkan garis dapat diperpanjang ataupun diperpendek ukuranya, dengan catatan bila anda telah mengaplikasikan constrain dimensi pada garis tersebut. Karena fungsinya yang hanya memberikan informasi ukuran sebuah garis saja, maka ketika diprint (plot) keterangan garis tersebut tidak akan muncul atau tidak ikut tercetak. Untuk lebih jelas menurut keterangan dari autocad ialah seperti definisi dibawah ini :

@ALIGNED

Constrains the distance between two points on an object or between two points on different objects

(digunakan untuk garis miring, bisa untuk line atau polyline menurut pengalaman penulis)

@LINEAR


Constrains the horizontal or vertical distance between points

(digunakan untuk garis vertikal maupun horisontal, line dan polyline)

@HORIZONTAL

Constrains the X-distance between points on an object, or between two points on different objects
(hanya digunakan pada garis horisontal, line dan polyline)

@VERTICAL

Constrains the Y-distance between points on an object, or between two points on different objects

(hanya digunakan untuk garis vertikal, line dan polyline)

@RADIUS


Constrains the radius of circle or arc

(digunakan untuk memberi keterangan pada radius lingkaran atau objek arc)

@DIAMETER


Constrains the diameter of circle or arc
(digunakan untuk memberi keterangan pada diameter lingkaran atau objek arc)

@ANGULAR

Constrains the angle between line or polyline segments, the angle swept out by an arc or a polylline arc segment, or the angle between three points on objects
(digunakan untuk memberi keterangan sudut, dan garis keterangan tersebut berbentuk arc line atau arc polyline)



Seperti deskripsi yang ada pada software autocad diatas, constrain dimensi ini terbagi menjadi beberapa bagaian seperti ALIGNED, LINEAR, HORIZONTAL, VERTICAL, RADIUS, DIAMETER, DAN ANGULAR.

Ok pembaca www.goautocad.net, sekarang mari kita membahas bagaimana cara menggunakan atau mengaplikasikan constrain ini. Langkah-langkah untuk menjalankanya ialah sebagai berikut :

- pada menu bar pilihlah Parametric, kemudian

Memberi Informasi Ukuran Panjang Garis Pada Object

- pilih jenis constraint yang anda perlukan, selanjutnya
- disini kami ambil contoh menggunakan constrain horisontal,
-  tentukan titik pertama , kemudian
- tentukan titik kedua, dan
- geser kearah samping garis boleh kebawah atau keatas (pada dimensi horisontal) tinggal disesuaikan saja,

Post 47 : Memberi Informasi Ukuran Panjang Garis Pada Object
Klik gambar untuk perbesar


- klik diluar area constrain untuk mengakhiri perintah

Jika anda ingin merubah ukuran panjang garis maka klik-lah tanda constrain dimension, setelah di klik akan keluar tanda panah dikedua ujung garis silahkan anda tarik untuk memperpanjang atau memperpendek ukuranya.

Memberi Informasi Ukuran Panjang Garis Pada Object


Demikianlah pembahasan mengenai Constrains Dimension, semoga bermanfaat dan membntu anda dalam belajar. Terimakasih.

Artikel berikutnya ialah pembahasan mengenai Constraint Perpendicular.


Post 47 : Penerapan Constraint Parallel Autocad

Unknown

Cara Mensejajarkan Garis Suatu Object


ADD CONSTRAIN PARALLEL

Setelah membahasan constrain horisontal dan constrain vertikal pada artikel sebelumnya, kali ini pembahasanya ialah

Constrain Parallel, mari kita bahas apa fungsi dari tool yang satu ini.

"Constrains two lines to maitain the same angel
The second selected object is made parallel to the fisrt"

Dari deskripsi yang diberikan oleh autodesk diatas, constrain ini dapat digunakan untuk mensejajarkan kemiringan objek (angel) yang kedua terhadap kemiringan objek pertama, dengan posisi objek kedua masih berada ditempat semula. Dibawah ini menunjukan simbol ataupun icon dari constrain parallel.




Langkah - Langkah Menjalankan Constraint Parallel

Ok, langsung kami akan berikan contoh penerapannya. Perhatikan bagaimana menjalankan constrain parallel ini. Pembaca www.goautocad.net inilah langkah - langkahnya, silahkan di simak dan dipahami, kemudian anda praktikan sendiri agar lekas menguasainya.

- Pertama pilih icon constrain parallel pada menu parametrik seperti pada gambar icon diatas.
- Selanjutnya tentukan objek pertama  (Select first object) yang akan dijadikan acuan untuk objek ke dua.

 - Setelah itu, silahkan anda pilih objek ke dua (select second object)

- Setelah objek ke dua terpilih, secara otomatis angel dari objek kedua tersebut akan berubah sesuai dengan objek pertama yang anda pilih.


Penerapan Constraint Parallel Autocad
Klik gambar untuk perbesar


Jika anda perhatikan tanda atau icon constrain parallel telah muncul dan itu menunjukan constrain parallel telah diterapkan (applied).


Selain itu, bila anda memanipulasi sebuah block dengan menerapkan constrain parallel, garis yang telah ditentukan akan selalu sejajar antara satu dengan yang lainya.

Demikianlah pembahasan tentang constrain parallel yang ada pada Autocad ini, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.